Demi Menghidupkan Mimpi Anak2 Indonesia

Demi Menghidupkan Mimpi Anak2 Indonesia

 Demi Menghidupkan Mimpi Anak2 Indonesia

Arum, Siap Melakukan Ini Demi Menghidupkan Mimpi Anak-anak Indonesia!

Demi Menghidupkan Mimpi Anak2 Indonesia. Arum, seorang wanita yang memiliki semangat dan dedikasi tinggi, siap untuk melakukan segala yang dia bisa demi menghidupkan mimpi anak-anak Indonesia. Dia percaya bahwa setiap anak memiliki potensi yang luar biasa dan mereka pantas mendapatkan kesempatan untuk mewujudkan impian mereka.

Sejak kecil, Arum sudah memiliki kepedulian yang besar terhadap anak-anak. Dia sering mengunjungi panti asuhan dan melihat betapa sulitnya kehidupan mereka. Melihat kegigihan dan semangat mereka untuk belajar dan berkembang, Arum merasa tergerak untuk membantu mereka mencapai impian mereka.

Salah satu langkah pertama yang diambil oleh Arum adalah mendirikan yayasan sosial yang fokus pada pendidikan anak-anak. Yayasan ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan yang berkualitas kepada anak-anak yang kurang mampu. Arum percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu kesempatan bagi anak-anak Indonesia.

Yayasan ini tidak hanya memberikan bantuan finansial untuk biaya pendidikan, tetapi juga menyediakan program bimbingan dan pelatihan untuk membantu anak-anak mengembangkan potensi mereka. Arum percaya bahwa pendidikan harus melibatkan semua aspek kehidupan anak, termasuk pengembangan karakter, keterampilan sosial, dan kreativitas.

Arum juga tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga mengenalkan anak-anak pada berbagai bidang seni dan olahraga. Dia percaya bahwa melalui seni dan olahraga, anak-anak dapat belajar mengenai kerjasama, disiplin, dan kreativitas. Arum sering mengadakan workshop seni dan kegiatan olahraga untuk anak-anak yang didukung oleh yayasan tersebut.

Demi Menghidupkan Mimpi Anak2 Indonesia

Selain mendirikan yayasan, Arum juga aktif dalam melakukan kampanye sosial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan anak-anak. Dia sering menjadi pembicara dalam seminar dan konferensi, berbagi pengalaman dan pengetahuannya tentang pendidikan anak-anak.

Arum juga bekerja sama dengan berbagai perusahaan dan organisasi untuk mendapatkan dukungan dan sponsor untuk yayasan tersebut. Dia percaya bahwa dengan kerjasama yang baik, mereka dapat mencapai lebih banyak anak dan memberikan mereka kesempatan yang lebih baik untuk masa depan yang cerah.

Tidak hanya itu, Arum juga berusaha untuk menginspirasi anak-anak melalui cerita dan tulisan yang dia bagikan melalui media sosial. Dia ingin anak-anak Indonesia tahu bahwa mereka memiliki potensi yang tak terbatas dan mereka bisa mewujudkan impian mereka jika mereka mau bekerja keras dan tidak pernah menyerah.

Arum adalah contoh nyata bahwa satu orang bisa membuat perbedaan dalam kehidupan anak-anak Indonesia. Dengan semangat dan dedikasinya, dia telah menginspirasi banyak orang dan memberikan harapan kepada anak-anak yang kurang beruntung.

Demi Menghidupkan Mimpi Anak2 Indonesia

Melalui yayasan, kampanye sosial, dan upaya kolaboratifnya, Arum siap untuk terus berjuang demi menghidupkan mimpi anak-anak Indonesia. Dia percaya bahwa setiap anak pantas mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan mewujudkan impian mereka. Arum adalah pahlawan yang berjuang untuk masa depan cerah anak-anak Indonesia.

Generasi muda selalu memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan suatu bangsa dan negara, karena mereka adalah kelompok sosial yang menentukan masa depan sebuah bangsa, khususnya generasi muda bangsa Indonesia.

Pada tanggal 28 Oktober lalu, Indonesia baru saja memperingati hari sumpah pemuda yang ke-94, hari tersebut menjadi catatan sejarah untuk mengenang semangat perjuangan para pahlawan di masa lalu. Perjuangan di masa lalu memang tidak akan pernah sama, namun semangat sumpah pemuda 94 tahun yang lalu dapat menjadi inspirasi oleh generasi muda bangsa Indonesia.

Salah satu buktinya adalah Ade Setyanignrum Sutrisno, atau akrab disapa Arum, kelahiran Kotamobagu, 20 Februari 200berdarah Bolaang Mongondow Sulawesi Utara ini menjadi salah satu generasi muda yang mampu menginspirasi banyak orang dengan prestasi yang ia miliki.

Mahasiswa semester 7 program studi Ilmu Pendidikan Agama Islam di Universitas Pendidikan Indonesia ini dikenal aktif di media sosial, dirinya kerap memberikan informasi seputar dunia pendidikan, ia mengaku motivasi dirinya melakukan hal tersebut karena ia pernah merasakan kesulitan informasi seputar dunia pendidikan khususnya terkait beasiswa, dan tidak ingin orang lain merasakan hal yang sama.

Demi Menghidupkan Mimpi Anak2 Indonesia

“Ketika menjadi mahasiswa baru, saya merasa kesulitan mendapatkan informasi beasiswa, perlombaan dan event positif untuk bisa saya ikuti selama perkuliahan. Sehingga ketika saya sudah mulai mendapatkan banyak informasi yang cukup untuk bisa dibagikan, saya merasa harus membagikannya di platform yang juga dapat menjangkau banyak orang dengan lebih mudah. Dalam hal ini tiktok,” ujarnya saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Senin (31/10/2022).

Selain itu, agar tetap konsisten memberikan informasi yang positif bagi banyak orang, Arum mengatakan hal tersebut tak lepas dari motto hidup yang selalu ia bawa, “Kesuksesan menurut saya adalah ketika kita bisa menjadi manfaat bagi orang lain. Untuk hidup dalam kebermaknaan, hingga saat ini saya selalu memegang falsafah hidup masyarakat minahasa, yaitu Sitou Timou Tumou Tou, manusia baru dapat disebut sebagai manusia apabila sudah dapat memanusiakan manusia” lanjut Arum.

Namun, nampaknya hal tersebut tak cukup baginya, Arum merasa bahwa harus ada tindakan yang lebih untuk menghidupkan mimpi anak-anak Indonesia, hal tersebut dilakukannya dengan menjadi relawan pendidikan nasional di pulau-pulau terpencil di Indonesia.

Salah satu pengabdian yang Arum ikuti, diantaranya yaitu pengabdian di pulau terluar Wakatobi, pulau Runduma, yang dimana dipulau tersebut dirinya melakukan pengabdian tanpa jaringan telekomunikasi dan aksesibilitas yang sulit. Minimnya akses terhadap pendidikan dan ketersediaan guru di pulau Runduma membuatnya mengangkat permasalahan ini dan menghadirkan gagasan kreatif sebagai solusi yang berjudul “Pemuda Peduli Pendidikan: Community Engagement Program sebagai Social Engineering dalam pemerataan Pendidikan yang bermutu di Pulau Runduma, Sulawesi Tenggara” dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Universitas Pendidikan Indonesia.

Berkat gagasan kreatif tersebut dan sepak terjangnya dalam menjuarai berbagai perlombaan tingkat Nasional serta aksi kemanusiaan yang digagas membuatnya terpilih menjadi Mahasiswa Berprestasi Utama Universitas Pendidikan Indonesia tahun 2022.

Sebagai Duta Maritim Indonesia ASPEKSINDO 2021, Arum percaya bahwa pulau terluar harusnya menjadi prosperity belt (sabuk kemakmuran) suatu negara dengan potensi dan sumberdaya yang ada di dalamnya. Maka dari itu, dalam setiap pengabdiannya sebagai relawan pendidikan, selain berfokus untuk membagikan informasi beasiswa dan memfasilitasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dirinya turut mensosialisasikan potensi kemaritiman kepada anak-anak dan remaja di pulau terpencil.

Tak hanya itu, pada tahun 2020 dirinya juga dinobatkan menjadi Duta Inspirasi Sulawesi Utara yang diselenggarakan oleh Duta Inspirasi Indonesia Supported by Kemenpora dan dirinya juga terpilih menjadi Duta Generasi Berencana Indonesia, mewakili provinsi Sulawesi Utara yang diselenggarakan oleh BKKBN RI pada tahun 2018, yang juga mengantarkannya menjadi penerima Beasiswa Unggulan Kemdikbud pada tahun 2019 dan aktif menorehkan prestasi dari tingkat Nasional hingga Internasional selama menjadi mahasiswa.

Arum juga menyampaikan harapannya kepada para generasi muda Indonesia jangan pernah berhenti untuk bermimpi, “harapan untuk generasi muda saat ini adalah terus bermimpi dan bangun untuk mewujudkannya. Dari mimpi-mimpi besar kita dan kepercayaan bahwa akan selalu ada jalan jikalau kita mau berupaya. ‘Where there’s a will, there’s a way,” tuntasnya.

menpora

Jejak Sejarah Kelembagaan Kemenpora dari masa ke masa

Tonggak sejarah kelembagaan yang mengurusi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan sebenarnya sudah ada sejak masa awal kemerdekaan Indonesia. Sebagaimana penelusuran tim tentang sejarah pengelolaan kegiatan olahraga dan pemuda oleh negara diketahui pada susunan Kabinet pertama yang dibentuk pada tanggal 19 Agustus 1945. Kabinet yang bersifat presidensial memiliki Kementerian Pengajaran yang dipimpin oleh Menteri Ki Hajar Dewantoro. Kegiatan olahraga dan pendidikan jasmani berada di bawah Menteri Pengajaran. Istilah pendidikan jasmani dipergunakan dalam lingkungan sekolah sedangkan istilah olahraga digunakan untuk kegiatan olahraga di masyarakat yang berupa cabangcabang olahraga. Usia kabinet pertama yang kurang dari tiga bulan kemudian diganti dengan Kabinet II yang berbentuk parlementer di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Sutan Sjahrir yang dilantik pada tanggal 14 November 1945.

Tangan Kanan MengepalMerupakan wujud Tekad, Semangat, Kokoh, Teguh, Kemauan kuat Pemuda untuk menjaga Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika

Tiga pilar pada tangan mengepal : mempunyai makna ketiga peristiwa sejarah yaituKebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928 dan Kemerdekaan Indonesia 1945 yang Pelaku utamanya adalah Pemuda.

Warna Biru : mempunyai makna lambang/simbolik : Keliasan Pandangan dan Pikiran, Smart, Bergerak Maju, Inovatif dan Inspiratif, Kedewasaan, Kematangan, Penguasaan Ilmu Pengetahuan, dan Dinamis